Mengatasi Susah Tidur

Kita seringkali mengalami susah tidur.  Berdasarkan Penelitian National Sleep Foundation menyebutkan bahwa  lebih dari 13 persen orang dewasa Amerika Serikat (AS) melaporkan mengalami susah tidur.  Artinya kita tidak sendirian, kalau mengalami susah tidur.
Dan jika kita termasuk orang yang mengalami susah tidur, maka inilah 7 langkah agar kita tidur malam kita berlangsung nyenyak dan pulas patut diperhatikan.

1. Pilihlah warna kamar tidur anda dengan tepat serta mendandaninya secantik mungkin. Sebab warna dan dandanan kamar tidur yang cantik dapat mempengaruhi perasaan Anda pada kamar tidur Anda dan pada akhirnya dapat mempengaruhi tidur Anda.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa warna biru dan hijau akan mendatangkan perasaan rileks, tenang, nyaman, damai, dan penuh harapan. Warna-warna lain yang lebih terang juga bisa membantu menenangkan perasaan Anda sebelum tidur

2. Pilih tempat tidur yang tepat. Ketika anda menghabiskan hampir tiga per empat waktu anda di atas tempat tidur, maka tempat tidur akan memberikan rasa nyaman kepada Anda. Karena itu Anda harus menyediakan sejumlah uang untuk mendapatkan tempat tidur yang memenuhi kebutuhan Anda itu. Ada banyak toko yang menjual tempat tidur dengan berbagai merk. Surveilah ke berbagai toko selama 30 hari sebelum membeli yang terbaik. Uji perbedaan matras dan bantal serta ukuran yang tepat. Kalau anda belum puas silahkan uji matras dan bantal yang lain lagi.

3. Matikan lampu. Saat Anda tidur, buatlah kamar tidur anda cukup gelap. Suasana gelap penting demi mencapai kualitas tidur malam. Matikan lampu, dan tutuplah semua jendela dengan rapat agar cahaya dari luar tidak tembus ke kamar tidur Anda. Sebab Anda bisa terbangun hanya karena sinar lampu jalan atau terang bulan sekalipun. Kalau Anda butuh sedikit cahaya lampu, pakailah lampu malam atau lampu yang cahayanya bisa diatur menjadi lebih lembut atau temaram.

4. Matikan weker. Ini masalah sepele tetapi sangat mengganggu tidur malam Anda. Tempatkan weker agak jauh dari tempat tidur anda. Sebab bunyi detak jarum jam akan menyebabkan Anda stres dan itu yang membuat Anda tidak bisa tidur. Selain itu, kalau weker bisa memantulkan cahaya, maka simpanlah dia di tempat yang agak gelap. Sebab pantulan cahayanya juga bisa mengganggu tidur Anda.

5. Keluarkan TV dan komputer dari kamar. Kamar tidur Anda harus menjadi tempat nyaman untuk tidur dan menjaga keintiman dengan pasangan Anda. Karena itu barang-barang elektronik yang berada di kamar akan mengganggu kepulasan tidur dan keintiman. Karena itu pindahkan televisi anda ke ruang keluarga. Kalau kamar tidur anda juga digunakan sebagai kantor, pastikan bahwa saat anda tidur komputer anda sudah dimatikan. Pastikan juga bahwa tidak ada lagi cahaya biru yang memancar dari telepon genggam atau iPod Anda.

6. Tata pakaian dan buku-buku anda dengan rapi sehingga tidak ada yang tergeletak begitu saja di kamar tidur. Proyek-proyek yang belum rampung harus dikeluarkan dari kamar tidur sehingga tumpukan kerja itu tidak membuat anda stres ketika hendak tidur. Kemudian kurangi gangguan dan kebingunan dan cobalah untuk lebih rileks.

7. Jaga kamar tidur anda agar tetap segar dengan semakin banyak udara yang masuk sehingga anda juga bisa bernafas dengan lega. Hal itu membantu anda tidur pulas. Karena itu buka jendela kamar tidur anda secara teratur agar terjadi sirkulasi udara sehingga udara segar dari luar bisa masuk ke kamar tidur anda

Cara Merawat Anak Dalam Kandungan

Bisakah kita mengajari bayi saat dia belumlahir? Apakah bayi dalam kandungan bisa diasah kecerdasannya? Siapapun pasti ingin mempunyai bayi yang cerdas, lucu dan menggemaskan.  Nah jika kita ingin memiliki bayi cerdas lucu dan menggemaskan, beberapa tips bagi Anda yang berencana memiliki bayi cerdas:
1: Nutrisi lengkap dan bergizi!
Jangan remehkan nutrisi dan gizi Anda saat Anda sedang hamil. Ada pelbagai brainfood yang bisa Anda susun sebagai menu sehat nan bergizi sekaligus sebagai asupan bagi otak si calon bayi. Tak perlu takut gemuk atau terlihat jelek. Sudah sewajarnya berat tubuh Anda naik beberapa kilo, karena Anda sedang mengemban tanggung jawab menyenangkan yang patut disyukuri. Jadi perhatikan dan cukup gizi serta nutrisi Anda.
2: Ajak ia berbincang
Semuda apapun usia bayi yang ada di dalam kandungan Anda, ia sudah mengerti lho jika Anda mengajaknya berbicara. Untuk itulah terkadang bayi juga perasa dan dapat merasakan apa yang dialami oleh ibunya, entah saat itu ibunya sedang sedih atau bahagia. Ajak si bayi berbincang topik-topik menyenangkan sejak dini. Adalah benang perasaan yang ada di dalam diri Anda dan dia yang menyalurkan pesan komunikasi, baik secara verbal maupun non verbal. Usap perut Anda sebagai pernyataan sayang dan perhatian. Anda tak akan pernah tahu bahwa sebenarnya Anda membangun sebuah pondasi kecerdasan dalam berkomunikasi dengannya.[break]
3: Ajak ia bermain
Belum dilahirkan kok sudah diajak bermain? Oh, siapa bilang ia tak bisa, bisa kok! Permainan tujuannya adalah membuat dia terhibur dan bahagia, untuk itu sebaiknya permainan ini dilakukan bersama suami agar terjalin kedekatan antara Anda, dia dan ayahnya.
4: Musik klasik
Tentunya Anda sudah pernah mendengar dan bahkan mungkin mempraktekkannya. Ya, memang gubahan musik klasik dikenal dapat merangsang pertumbuhan otak dan meningkatkan kecerdasan bayi sejak dini. Irama yang teratur dan cenderung tenang membuat bayi nyaman, dengan demikian konsentrasi lebih mudah terbentuk.
5: Membaca sejak dini
Ajarkan ia membaca sejak dini. Bacakan beberapa cerita pendek untuknya, dan jangan lupa, hayati juga cerita itu. Lakukan acara membaca ini secara rutin dan pilih bacaan menarik yang mengandung pengetahuan atau memuat saran moral.
6: Touching time!
Sisihkan waktu 5 menit, Anda dan pasangan saling bergandengan tangan kemudian memberikan sentuhan lembut pada perut Anda agar dapat dirasakan si bayi. Khasiatnya? si bayi merasa perhatian dan kenyamanan diberikan untuknya, dan jalinan perasaan terpaut lebih erat. Hal ini juga dapat membuat si bayi saat dewasa kelak menjadi anak yang lebih penurut, dan dekat dengan keluarga

Tips Menjadi Orang Kesayangan

Setiap PEGAWAI akan merasa suka bila menjadi kesayangan bossnya.  Beberapa keuntungan dapat mereka ambik, antara lain mudah menaikan jabatan, juga bisa mendapatkan ilmu yang banyak dari boss.
Kita tidak perlu menggunakan cara-cara yang seolah-olah seperti menjilat boss.  Selama kita memakai cara yang benar dan tidak melupakan sikap profesional sebagai seorang pegawai.  Inilah  7 cara agar disayangi oleh boss:

1.  Selalu Menikmati Pekerjaan

Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi atasan selain melihat anak buahnya menikmati pekerjaan yang diberikan. Ini kunci agar bos memberi Anda cap sebagai pegawai yang rajin dan pantang menyerah.

Tidak perlu memamerkan segala kerja keras dan pengorbanan Anda terhadap pengabdian sepanjang waktu, cukup selesaikan tugas-tugas kantor dengan baik, tidak banyak mengeluh dan nikmati pekerjaan Anda. Dengan begitu, maka bos Anda akan melihat bahwa Anda punya potensi sebagai pegawai yang loyal.
2.  Ramah
Anda berharap memiliki bos yang ramah, maka atasan juga berhak berharap untuk memiliki pegawai yang ramah. Tidak ada salahnya Anda murah senyum dan menyapa bos Anda, tidak hanya di kantor tetapi juga di luar kantor. Lakukan dengan wajar dan ramah, seperti bila Anda menyapa teman Anda.
Bila Anda tahu bos menghabiskan akhir pekan di luar kota, tidak ada salahnya berbincang 2 menit di waktu istirahat untuk menanyakan bagaimana akhir pekannya, apakah perjalanan cukup menyenangkan, dan lain sebagainya.
3.  Pakai Pakaian Yang Pantas
Ini WAJIB Anda ingat! Baik bila bos Anda adalah wanita, terlebih lagi bila pria. Sangat tidak nyaman apabila Anda memakai kemeja yang terlalu ketat hingga kancing di bagian dada seperti akan terlepas. Bagaimana jika kancing itu benar-benar lepas pada saat Anda melakukan presentasi di depan klien, bos dan pegawai lain.
Percayalah, Anda akan menjadi bahan gunjingan akibat memakai pakaian yang terlalu seksi. Siapa yang suka punya bawahan yang selalu memamerkan tubuhnya? Yang harus Anda pamerkan adalah sikap baik dan isi kepala Anda.
4.  Kaya Inisiatif
Meskipun status Anda hanya bawahan, bukan berarti Anda harus mengunci ide-ide yang bisa memajukan perusahaan dan jabatan Anda. Daripada selalu mengeluh tentang masalah yang dihadapi perusahaan, keluarkan jurus jitu dengan memberikan inisiatif yang oke.
Tidak masalah bila inisiatif Anda tidak diterima atau dipakai. Jangan juga memaksakan inisiatif Anda harus diterima. Dengan rajin menjadi pegawai yang inisiatif, ini sudah menjadi tanda bahwa Anda peduli dengan perusahaan Anda. Siapa yang tidak sayang dengan pegawai seperti ini?
5.   Setuju Dengan Team Work
Ada kalanya Anda harus bekerja secara tim, baik dengan pegawai yang sekantor dengan Anda maupun pihak lain di luar kantor. Ini penting untuk mempercepat dan memudahkan selesainya sebuah pekerjaan. Dalam team work, maka kemampuan Anda untuk bekerja sama dengan orang lain akan terbaca.
Jangan menolak bila Anda diutus untuk melakukan tugas ini. Selain memperlihatkan sikap profesional Anda, bekerja dengan tim akan memperluas wawasan dan pengalaman kerja Anda. Bos Anda akan semakin terpesona apabila hasil kerja tim Anda juga memuaskan.
6.   Jangan Takut Ambil Resiko
Resiko selalu ada dalam pekerjaan dan rencana apapun, baik itu gagal maupun berhasil. Bila Anda harus mengambil resiko dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan atau sebuah kerjasama dengan pihak lain, maka jadikan ini sebagai pemicu bahwa Anda akan berhasil.
Ini adalah ajang pembuktian bahwa Anda adalah pegawai yang bisa diandalkan dalam keadaan sulit sekalipun.
7.   Be A Human
Anda adalah manusia, bukan robot. Wajar apabila ada kondisi di mana Anda tidak fit dan prima dalam bekerja. Selama Anda tidak sering melakukannya, maka kondisi seperti ini dapat dimaklumi.
Misalnya buah hati Anda sakit atau ada keluarga yang meninggal. Jika Anda yakin, Anda bisa memberitahukan bos Anda mengenai hal ini. Sertakan juga sikap optimis bahwa Anda masih bisa menyelesaikan tugas kantor sebaik hari biasanya.
Apakah Anda siap menjadi pegawai kesayangan bos? Selalu pakai cara-cara yang benar dan tidak mengurangi sikap profesional Anda. Selamat bekerja dan nikmati pekerjaan Anda

Tips Merawat Kuku Tangan Dengan Mudah

Merawat kulit wajah dan tubuh serta rambut biasanya menjadi perhatian lebih dari para wanita.  Bahkan, bagian tubuh tersebut selalu mendapatkan prioritas perawatan di salon.
Dan sebaliknya, perawatan untuk kuku menjadi hal yang sering diabaikan. Padahal, merawat kuku sama pentingnya seperti merawat wajah, rambut dan juga kulit tubuh Anda. Memiliki kuku yang cantik dan tak mudah rapuh sering pula menjadi dambaan setiap wanita.
Tapi jika perawatan kuku sering diabaikan bagaimana bisa memiliki kuku cantik dan tak mudah rapuh?

Agar bisa mempertahankan kesehatan kuku, Anda pun perlu tahu hal yang bisa menyebabkan kuku mudah rapuh. Kuku yang mudah rapuh bisa terjadi akibat pengaruh cuaca serta aktivitas yang tak ramah untuk kuku.
Jika akhir-akhir ini kuku mudah rapuh, ada cara murah untuk memperbaiki kondisi mereka seperti dikutip dari Times of India:
1.  Kuku juga butuh suplemen
Kuku bisa menjadi rapuh dan terkelupas jika tubuh tidak menerima nutrisi yang tepat. Biotin adalah vitamin yang membantu proses asam lemak tubuh dan protein. Vitamin B kompleks juga dapat membantu memperkuat kuku.
2.  Melembabkan kuku
Kuku yang mudah patah dan kuku yang mudah mengelupas dapat terjadi jika kuku Anda tidak menerima cukup kelembaban. Layaknya kulit tubuh, kuku juga membutuhkan pelembab.
Anda dapat melembabkan kuku Anda seperti kulit dengan mengusapkan lotion pelembab pada kuku, terutama pada malam hari. Lakukan hal ini secara rutin untuk mempertahankan kekuatan kuku.

: pasang iklan gratis - kumpulan bisnis investasi gr

Nama*:frangki
Email*:fr4ngky@gmail.com
Judul Iklan*:pasang iklan gratis - kumpulan bisnis investasi gratis
Isi*:catatan eksklusif: terdapat beberapa bisnis investasi yang mungkin bisa anda jalankan, tidak perlu keluar uang dulu, karena daftar gratis dan tanpa rekrut memberpun anda ttap di bayar. Pasang iklan tanpa daftar dan gratis selamanya
Website:http://catataneksklusif.co.cc



Powered by EmailMeForm

: Luar Biasa...Hanya Rp.150.000 Travel Agent Jadi Mi

Nama*:Administrator
Email*:bisnisbiasa@yahoo.co.id
Judul Iklan*:Luar Biasa...Hanya Rp.150.000 Travel Agent Jadi Milik Anda
Isi*:Menjadi Biro Tiket Pesawat tidaklah sesulit yang anda bayangkan bisa dilakukan kapan saja dimana saja oleh anda yang berprofesi sebagai karyawan, Pengusaha, ibu rumahtangga, mahasiswa, atau siapa saja! DIJAMIN, Anda tidak ingin melewatkan Peluang berharga ini...

Info lengkapnya, kunjungi : http://birotiket.com/?id=cagunja
Website:http://birotiket.com/?id=cagunja



Powered by EmailMeForm

: Chatting di bayar Dollar

Nama*:ita
Email*:cyta_wedi@yahoo.co.id
Judul Iklan*:Chatting di bayar Dollar
Isi*:Langsung aja bergabung di http://birejji.com/index.php?key=53255

Chatting aja dapat dollar !!!
Website:http://birejji.com/index.php?key=53255



Powered by EmailMeForm

: Usaha Online Terbaru

Nama*:Irwan
Email*:irawan37@gmail.com
Judul Iklan*:Usaha Online Terbaru
Isi*:dapatkan profit sebesar rp.1,5 juta per hari hanya dengan gabung bersama kami di cariuanggratisdiinternet.com
Website:http://cariuanggratisdiinternet.com/?id=irwan



Powered by EmailMeForm

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP KTSP IPA Terpadu SMP 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    1.    Memahami pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Kompetensi Dasar    :    1.1    Menganalisis pentingnya pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.

Indikator    :    1.    Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

        2.    Menyimpulkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.

            3.    Membedakan metamorfosis dan metagenesis.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

        1.    Menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan.

        2.    Membedakan pertumbuhan dan perkembangan.

        3.    Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

        4.    Mengetahui pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman.

        5.    Menyebutkan tiga daerah pertumbuhan terminal pada tumbuhan.

        6.    Membedakan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder.

        7.    Mengetahui pertumbuhan pada tanaman.

        8.    Menjelaskan pengertian metagenesis.

        9.    Menjelaskan proses metagenesis pada tumbuhan paku.

        10.    Menjelaskan proses metagenesis pada ubur-ubur.

        11.    Menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan embrionik.

        12.    Menyebutkan tahapan-tahapan pembelahan zigot.

        13.    Mengetahui pertumbuhan pada hewan.

        14.    Menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik.

        15.    Menjelaskan pengertian metamorfosis.

        16.    Membedakan metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

        17.    Menyebutkan contoh organisme yang mengalami metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Materi Pembelajaran    :    Pertumbuhan dan Perkembangan

Metode Pembelajaran    :    Model

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode

        -    Diskusi kelompok

        -    Eksperimen


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Pernahkah kalian memperhatikan mengapa seorang bayi mungil dapat berubah      menjadi anak kecil?

        -    Bagian manakah dalam tumbuhan yang mengalami pertumbuhan terminal?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan?

        -     Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan terminal?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian pertumbuhan dan perkembangan.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan (gen, nutrisi, hormon, dan lingkungan).

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil sebuah kardus mi instan dan dua pot yang baru tumbuh.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman (kegiatan 1.1 h.9).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pertumbuhan terminal.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok perbedaan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder.

    .    Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen guna mengetahui pertumbuhan pada tanaman (kegiatan 1.3 h.12).

    .    Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan pot kecil yang dilubangi bagian bawahnya, penggaris, tanah yang subur, dan biji jagung atau beras.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

    -    Bagaimana tahapan perkembangan embrio pada hewan?

    -    Bagaimana proses metamorfosis pada kupu-kupu?

    .    Prasyarat pengetahuan

    -    Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan embrio?

    -    Apakah yang dimaksud dengan metamorfosis?

    .    Pra eksperimen

    -    Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

    

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian metagenesis.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai metagenesis pada tumbuhan paku dan ubur-ubur.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian pertumbuhan dan perkembangan embrionik.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai tahapan-tahapan pembelahan zigot.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil penggaris atau meteran, timbangan, dan hewan peliharaan misalnya mencit.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen guna mengetahui pertumbuhan pada hewan (kegiatan 1.5 h.17).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dan hewan yang telah dipersiapkan oleh guru.

    .    Peserta didik dengan kelompoknya membuat kesimpulan dari hasil diskusi.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 1-22

b.    Carta metamorfosis dan metagenesis

c.    Video pertumbuhan dan perkembangan

d.    Alat dan bahan praktikum


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    - Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Isian

    -    Uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Instrumen tes isian

        Pergiliran keturunan antara fase aseksual dan fase seksual secara bergantian pada makhluk hidup disebut ....

    -    Contoh tes uraian

        Jelaskan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.


 


 


 


 


 


 


 

...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.


 

( RPP )


 


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    1.    Memahami pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Kompetensi Dasar    :    1.2    Mendeskripsikan tahapan perkembangan manusia.

Indikator    :    1.    Mendeskripsikan tahapan perkembangan manusia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dan dewasa.

                2.    Membedakan ciri anak-anak dan remaja.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

                1.    Menyebutkan tahapan pada masa pembuahan sampai lahir.

                2.    Menjelaskan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim ibu.

                3.    Menyebutkan tahapan pada masa setelah lahir.

                4.    Menjelaskan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan pada masa anak-anak.

                5.    Menjelaskan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan pada masa remaja.

                6.    Menjelaskan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan pada masa dewasa.

                7.    Menjelaskan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan pada masa manula.

                8.    Mengelompokkan variasi manusia berdasarkan tahap perkembangan manusia.

                9.    Menjelaskan ciri-ciri remaja yang mengalami pubertas.

Materi Pembelajaran    :    Perkembangan Manusia

Metode Pembelajaran    :    Model:

            -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode:

        -    Diskusi kelompok

        -    Observasi


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    Motivasi dan apersepsi

    -        Sebutkan tahapan masa pembuahan sampai lahir.

    -    Mengapa seorang perempuan mengalami menstruasi?

    Prasyarat pengetahuan

    -    Bagaimana tahapan pertumbuhan dan perkembangan janin yang berada dalam ibu?

    -    Apakah ciri-ciri perempuan yang mengalami pubertas?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan masa pembuahan sampai lahir dan masa setelah lahir.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan tahapan masa pembuahan sampai lahir (masa dalam kandungan ibu).

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan ciri-ciri tahapan masa pembuahan sampai lahir.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusi.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia pada masa setelah lahir.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas mengidentifikasi karakteristik masa anak-anak.

        -    2 kelompok diberi tugas mengidentifikasi karakteristik masa remaja.

        -    2 kelompok diberi tugas mengidentifikasi karakteristik masa dewasa.

        -    2 kelompok diberi tugas mengidentifikasi karakteristik masa manula.

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.

    .    Guru memberikan penghargaan atau komentar tentang apa yang telah dikerjakan peserta didik.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai pertumbuhan dan perkembangan manusia yang telah dipersiapkan oleh guru.

    .    Peserta didik mengelompokkan variasi manusia berdasarkan tahap perkembangan manusia dengan menggunakan gambar-gambar yang berasal dari majalah, koran, dan tabloid untuk dijadikan poster.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan ciri-ciri remaja yang mengalami pubertas.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

    a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 22-34

    b.    Carta pertumbuhan dan perkembangan manusia

    c.    Video pertumbuhan dan perkembangan manusia


 

Penilaian Hasil Belajar

    a.    Teknik Penilaian:

        -    Tes tulis

    b.    Bentuk Instrumen:

        -    Isian

        -    Uraian

c.    Contoh Instrumen:

        -    Instrumen tes isian

            Setelah terjadi pembuahan ovum oleh sperma, zigot akan tumbuh menjadi ....

        -    Contoh tes uraian

            Jelaskan ciri-ciri seks sekunder pada remaja perempuan yang mengalami masa pubertas.


 


 


 


 


 


 


 

                     ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.


 


 

( RPP )


 

Sekolah    :    MTsN 1 Model Medan

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    2.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar    :    2.1    Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator    :    1.    Membandingkan organ penyusun sistem gerak pada manusia.

                2.    Membedakan fungsi tulang rawan, tulang keras, otot, dan sendi sebagai penyusun rangka tubuh.

                3.    Mengidentifikasi macam sendi dan fungsinya.

                4.    Mendata contoh kelainan dan penyakit yang berkaitan dengan tulang dan otot yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

        1.    Menyebutkan alat gerak pada manusia.

        2.    Menyebutkan fungsi rangka tubuh manusia.

        3.    Menyebutkan macam-macam tulang rawan.

        4.    Menyebutkan macam-macam tulang keras.

        5.    Membedakan karakteristik tulang rawan dan tulang keras.

        6.    Menyebutkan tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia.

    7.    Menjelaskan karakteristik tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia.

        8.    Menyebutkan macam-macam hubungan antartulang.

        9.    Menjelaskan fungsi dari macam-macam sendi.

        10.    Menjelaskan kelainan dan penyakit pada tulang.

        11.    Menyebutkan jenis-jenis otot pada manusia.

        12.    Membedakan karakteristik otot lurik, otot polos, dan otot jantung.

        13.    Menjelaskan cara kerja otot.

        14.    Membedakan sifat kerja otot berlawanan dan kerja otot bersamaan.

        15.    Menjelaskan kelainan dan penyakit pada otot.

        16.    Membedakan gerak pada hewan vertebrata.

Materi Pembelajaran    :    Sistem Gerak

Metode Pembelajaran    :    Model:

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

         Metode:

        -    Diskusi kelompok

        -    Eksperimen

        -    Observasi

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.     Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Gerak apa saja yang kalian lakukan setiap hari?

        -    Mengapa bila kita memegang daun telinga terasa lentur?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bagaimanakah mekanisme gerak pada manusia?

        -    Apakah fungsi dari tulang rawan?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan carta atau model rangka.

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan alat gerak pada manusia.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai fungsi rangka tubuh manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan macam-macam tulang rawan dan tulang keras.

    .    Peserta didik berdiskusi tentang perbedaan karakteristik tulang rawan dan tulang keras.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia (tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak).

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan karakteristik tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil carta atau model rangka manusia.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati rangka manusia dan tulang-tulang penyusunnya (kegiatan 2.1 h.43).

    .    Peserta didik dalam tiap kelompok melakukan eksperimen sesuai langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan hubungan antartulang (diartrosis dan amfiartrosis).

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai karakteristik dan fungsi macam-macam sendi.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan berbagai penyebab serta contoh-contoh kelainan dan penyakit pada tulang.


 

c. Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah otot jantung bekerja dipengaruhi oleh kesadaran kita?

        -    Bagaimana ular dapat bergerak?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bagaimana karakteristik otot jantung?

        -    Apakah yang menyusun rangka ular?


 

b.     Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan jenis-jenis otot pada manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan karakteristik otot lurik, otot polos, dan otot jantung.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan cara kerja otot.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menjelaskan perbedaan kerja otot berlawanan dan bersamaan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan karakteristik kelainan dan penyakit pada otot.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan gerak pada hewan vertebrata.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas mengamati gerak pada ikan.

        -    2 kelompok diberi tugas mengamati gerak pada amfibi.

        -    2 kelompok diberi tugas mengamati gerak pada reptil.

        -    2 kelompok diberi tugas mengamati gerak pada burung.

        -    2 kelompok diberi tugas mengamati gerak pada mamalia.

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai sistem gerak pada manusia dan hewan vertebrata yang telah dipersiapkan oleh guru.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA

b.    Video sistem gerak

c.    Carta sistem gerak

d.    OHP

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Tes unjuk kerja

    -    Penugasan    

b.     Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes identifikasi

    -    Tugas rumah

c.    Instrumen:

    -    tes PG

        

No.

Materi soal

Kunci jawaban

Skor

1.

Diantara pernyatan berikut yang merupakan fungsi rangka, kecuali. . .

a. Sebagai tempat melekatnya sel saraf

b. Sebagai tempat melekatnya otot

c. Melindungi organ dalam

d. Memberi bentuk tubuh


 


 

a


 


 

1

2.

Proses pembentukan tulang keras disebut. . .

a. Oksidasi c. Respirasi

b. Osifikasi d. Nutrisi


 

b


 

1

3.

Sendi peluru terdapat pada. . .

a. Pangkal paha c. Ruas-ruas tulang belakang

b. Siku     d. Ruas jari


 

a


 

1

4.

Kerja otot yang sering berlawanan disebut. . .

a. Sinergi c. Antagonis

b. Sinapsis d. Insersio


 

c


 

1

5.

Kelainan padat tulang belakang, dimana tulang punggung bengkok kesamping disebut. . .

a. Lordosis c. Kifosis

b. Fisura d. Skoliosis


 

d


 

1

Skor maksimum

5


 


 


 


 


 


 


 

  • tes identifikasi

    Isi tabel berikut dengan nama-nama sendi beserta arah gerakan dan contohnya!


     

No.

Macam sendi

Arah gerakan

contoh

1.

   

2.

   

3.

   

4.

   

5.

   


 

Kunci jawaban

No

Macam sendi

Arah gerakan

Contoh

Skor

1.

Sendi putar

Tulang yang satu mengitari ujung tulang yang lain

Kepala

2

2.

Sendi engsel

Sendi yang hanya dapat bergerak ke satu arah

Siku

2

3.

Sendi kaku

Sendi yang gerakannya terbatas

Pergelanagn kaki

2

4.

Sendi peluru

Sendi yang dapat bergerak kesegala arah

Tulang paha

2

5.

Sendi pelana

Sendi yang dapat bergerak pada dua arah

Telapak tangan

2

Skor maksimum

  


 

Tabel konversi

No.

Skor

Nilai

No.

Skor

Nilai

1.

10

100,0

6.

5

50,0

2.

9

90,0

7.

4

40,0

3.

8

80,0

8.

3

30,0

4.

7

70,0

9.

2

20,0

5.

6

60,0

10.

1

10,0


 

  • Contoh tugas rumah

Buatlah kliping tentang berbagai kelainan dan penyakit pada tulang agar kalian memiliki wawasan tentang suatu kelainan atau penyakit pada tulang. Berilah keterangan atau komentar pada tiap gambar dalam kliping tersebut. Kalian dapat mencari sumber gambar atau artikel mengenai topik tersebut dari majalah, koran, atau internet, kemudian kumpulkan ke guru.


 


 


 

    Medan, Juli 200

Mengetahui

Kepala MTsN 1 Medan                     Guru Mata Pelajaran


 


 

Dra. Hj. Nani Ayum Dra. Siti rasdah        

NIP. 150 189 029                          NIP. 150 316 831


 

( RPP )


 


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    2.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar    :    2.2.    Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator    :    1.    Membedakan antara saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan sebagai penyusun sistem pencernaan pada manusia.

        2.    Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang ada di dalamnya.

        3.    Membandingkan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.

        4.    Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1.    Menyebutkan fungsi makanan bagi manusia.

    2.    Menjelaskan fungsi karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi untuk aktivitas tubuh.

    3.    Menyebutkan bahan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak.

    4.    Menjelaskan fungsi protein sebagai bahan pembangun tubuh.

    5.    Menyebutkan bahan makanan yang mengandung protein.

    6.    Mengetahui adanya amilum, glukosa, lemak, dan protein pada beberapa bahan makanan.

    7.    Menjelaskan fungsi mineral, vitamin, dan air sebagai pengatur dan pelindung tubuh.

    8.    Menyebutkan sumber, fungsi, dan defisiensi dari berbagai mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia.

    9.    Menyebutkan sumber, fungsi, dan defisiensi dari berbagai vitamin yang diperlukan oleh tubuh manusia.

    10.    Menyebutkan fungsi air bagi tubuh manusia.

    11.    Menyebutkan fungsi ASI (Air Susu Ibu) bagi bayi.

    12.    Menjelaskan fungsi bahan tambahan pada makanan dan pengaruhnya bagi kesehatan tubuh.

    13.    Membedakan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.

    14.    Menyebutkan alat-alat pencernaan makanan pada manusia.

    15.    Membedakan saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan pada sistem pencernaan manusia.

    16.    Menjelaskan proses pencernaan makanan di mulut.

    17.    Menjelaskan proses pencernaan makanan di kerongkongan.

    18.    Menjelaskan proses pencernaan makanan di lambung.

    19.    Menjelaskan proses pencernaan makanan di usus halus.

    20.    Menjelaskan proses pencernaan makanan di usus besar.

    21.    Menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan.

    22.    Menjelaskan sistem pencernaan pada hewan vertebrata.

Materi Pembelajaran    :    Sistem Pencernaan

Metode Pembelajaran    :    Model:

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode:

        -    Diskusi kelompok

        -    Eksperimen

        -    Observasi

Langkah-langkah Kegiatan


 

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi atau sebagai bahan pembangun tubuh?

        -    Mengapa bila kita kekurangan kalsium tulang menjadi rapuh?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia?

        -    Apakah fungsi dari kalsium bagi tubuh manusia?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan fungsi makanan bagi manusia.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai fungsi karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi untuk aktivitas tubuh.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai fungsi protein sebagai bahan pembangun tubuh.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan makanan yang mengandung protein.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil 4 tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas beker, pipet, pembakar spiritus, kertas sampul (warna cokelat), tepung kanji, larutan glukosa, kuning telur, minyak goreng, larutan Iodin, larutan Biuret, dan larutan Benedict (Fehling A dan B).

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui adanya amilum (pati), glukosa, lemak, dan protein pada beberapa bahan makanan (kegiatan 3.1 h.71).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan fungsi mineral, vitamin, dan air sebagai pengatur dan pelindung tubuh.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai sumber, fungsi, dan defisiensi dari berbagai mineral dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi air bagi tubuh manusia.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan fungsi ASI (Air Susu Ibu) bagi bayi dan fungsi bahan tambahan makanan serta pengaruhnya bagi kesehatan tubuh.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apa pada makanan yang kita makan?

        -    Apakah fungsi tembolok pada burung?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bagaimana cara kerja sistem pencernaan makanan pada manusia?

        -    Apakah yang dimaksud dengan tembolok?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan pencernaan mekanik dan kimiawi.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil model atau carta untuk mengamati alat-alat pencernaan pada manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan alat-alat pencernaan makanan pada manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

    -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan proses pencernaan makanan di mulut.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan proses pencernaan makanan di kerongkongan.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan proses pencernaan makanan di lambung.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan proses pencernaan makanan di usus halus.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan proses pencernaan makanan di usus besar.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan sistem pencernaan pada hewan vertebrata.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pencernaan pada ikan.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pencernaan pada amfibi.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pencernaan pada reptil.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pencernaan pada burung.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pencernaan pada hewan memamah biak.

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai sistem pencernaan pada manusia dan hewan vertebrata yang telah dipersiapkan oleh guru.

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.     Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 65-100

b.    Video sistem pencernaan

c.    Carta sistem pencernaan

d.    Alat dan bahan praktikum

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

-    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes isian

    -    Tes uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Penyakit xeroftalmia dapat disebabkan oleh kekurangan ....

        a.    vitamin A        c.    vitamin C

        b.    vitamin B        d.    vitamin D

    -    Contoh tes isian

        Fungsi cairan empedu dalam pencernaan adalah ....

    -    Contoh tes uraian

        Jelaskan proses pencernaan pada hewan memamah biak.


 

        
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                             ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    1.    Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan.

        :    2.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar     :    2.3. Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator    :    1.    Membandingkan macam organ penyusun sistem pernapasan pada manusia.

        2.    Membandingkan proses inspirasi dan ekspirasi pada proses pernapasan.

        3.    Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian pernapasan (respirasi).
  2. Membedakan pernapasan eksternal dan pernapasan internal.
  3. Menjelaskan proses pernapasan dalam tubuh manusia.
  4. Menyebutkan alat-alat pernapasan pada manusia.
  5. Menjelaskan karakteristik dan fungsi alat-alat pernapasan pada manusia.
  6. Mengamati bagian-bagian alat pernapasan pada manusia.
  7. Membedakan proses inspirasi dan ekspirasi pada proses pernapasan.
  8. Menjelaskan mekanisme pernapasan dada pada manusia.
  9. Menjelaskan mekanisme pernapasan perut pada manusia.
  10. Menjelaskan pengertian volume paru-paru.
  11. Membedakan volume total, volume tidal, dan volume residu dari volume udara pernapasan.
  12. Mengamati cara kerja paru-paru dengan alat bantu model paru-paru.
  13. Menjelaskan proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida selama proses pernapasan.
  14. Menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan.
  15. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan.
  16. Menjelaskan bahaya merokok bagi kesehatan.
  17. Menyebutkan racun yang terkandung dalam rokok.
  18. Menyebutkan penyakit yang diakibatkan oleh merokok.
  19. Menjelaskan sistem pernapasan pada hewan vertebrata.

Materi Pembelajaran    :    Sistem Pernapasan

Metode Pembelajaran    :    Model:

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode:

        -    Diskusi kelompok

        -    Eksperimen

        -    Observasi


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apa yang dirasakan jika kita berada di ruangan yang terbatas dan tertutup?

        -    Apa yang kita keluarkan sewaktu bernapas?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah yang dimaksud dengan pernapasan?

        -    Apakah yang dimaksud dengan proses ekspirasi?

    .    Pra eksperimen

        - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian pernapasan (respirasi).

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan pernapasan eksternal dan internal.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan proses pernapasan di dalam tubuh manusia

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan alat-alat pernapasan pada manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil model atau carta untuk mengamati bagian-bagian alat pernapasan pada manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan karakteristik dan fungsi alat-alat pernapasan pada manusia.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan mekanisme pernapasan dada dan pernapasan perut.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian volume paru-paru.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan voleme total, volume tidal, dan volume residu dari volume pernapasan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil botol dari gelas berbentuk seperti bel, karet berupa lembaran, tali karet, penutup botol, pipa terbuat dari gelas berbentuk huruf Y, dan balon.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati cara kerja paru-paru dengan alat bantu model paru-paru (Kegiatan 4.2 h.107).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai pertukaran oksigen dan karbon dioksida selama proses pernapasan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Sebutkan penyakit yang diakibatkan oleh merokok.

        -    Alat apakah yang digunakan ikan pada waktu bernafas?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Sebutkan racun yang terkandung dalam rokok.

        -    Bagaimana mekanisme pernapasan pada ikan?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan.

    .    Guru menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan bahaya merokok bagi kesehatan.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan racun yang terkandung dalam rokok.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan penyakit yang diakibatkan oleh merokok.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan sistem pernapasan pada hewan.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pernapasan pada ikan.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pernapasan pada amfibi.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pernapasan pada reptil.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pernapasan pada burung.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem pernapasan pada mamalia

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai sistem pernapasan pada manusia dan hewan vertebrata yang telah dipersiapkan oleh guru.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 101-122

b.    Video sistem pernapasan

c.    Carta sistem pernapasan

d.    Alat dan bahan praktikum

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

-Tes tulis

     -Penugasan

b.    entuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes uraian

    -    Tugas rumah

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Karsinogen yang terdapat dalam rokok memicu timbulnya penyakit ....

        a.    asma     c.    SARS

        b.    bronkitis    d.    kanker paru-paru

    -    Contoh tes uraian

    Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernapasan eksternal dan pernapasan internal.

        -    Contoh tugas rumah

Buatlah sebuah artikel mading berwarna tentang flu burung dengan 3 orang teman kalian. Jelaskan selengkap-lengkapnya tentang penyakit tersebut, mulai:

        -    sejarah flu burung

        -    apa penyebabnya

        -    gejalanya

        -    cara mengatasinya

Kalian dapat membuat artikel tersebut dalam poster berukuran 50 cm x 40 cm kemudian disajikan semenarik mungkin. Kalian dapat mempresentasikan artikel tersebut kemudian menempelnya di mading kelas atau mading sekolah. Tujuannya agar kelompok lain pun memiliki tambahan wawasan mengenai suatu penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan.                            


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

            

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    2.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar    :    2.4.    Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

Indikator    :    1.    Membandingkan macam organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia.

                2.    Menjelaskan fungsi jantung, pembuluh darah, dan darah dalam sistem peredaran darah.

                3.    Mendata contoh kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian tentang darah.
  2. Menyebutkan fungsi darah.
  3. Menyebutkan komponen darah.
  4. Menyebutkan macam-macam sel darah.
  5. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari macam-macam sel darah.
  6. Menjelaskan proses pembekuan darah.
  7. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme plasma darah.
  8. Menyebutkan alat peredaran darah.
  9. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme jantung.
  10. Menyebutkan macam-macam pembuluh darah.
  11. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme pembuluh darah.
  12. Membedakan sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar.
  13. Menyebutkan golongan darah berdasarkan perbedaan aglutinogen dan aglutinin yang terkandung dalam darah.
  14. Menjelaskan proses transfusi darah.
  15. Menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah.
  16. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah.
  17. Menjelaskan sistem peredaran darah pada hewan vertebrata.

Materi Pembelajaran    :    Sistem Peredaran Darah

Metode Pembelajaran    :    Model

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode

        -    Diskusi kelompok

        -    Observasi


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa darah ada di semua bagian tubuh kita?

        -    Pernahkah kalian menghitung berapa kali denyut jantung kita setiap hari?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah fungsi darah bagi manusia?

        -    Bagaimana mekanisme jantung dalam mengedarkan darah?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian darah.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai fungsi darah.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil model atau carta untuk mengamati komponen darah pada manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan komponen darah pada manusia (sel-sel darah dan plasma darah).

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan macam-macam sel darah.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari macam-macam sel darah (sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah).

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan proses terjadinya pembekuan darah.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari plasma darah.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil model atau carta untuk mengamati alat-alat peredaran darah.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan alat-alat peredaran darah pada manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme jantung.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan macam-macam pembuluh darah.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai karakteristik, fungsi, dan mekanisme pembuluh darah.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Pernahkah kalian mengalami transfusi darah?

        -    Alat apakah yang digunakan serangga untuk mengedarkan sari-sari makanan?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah syarat-syarat transfusi darah?

        -    Apakah fungsi darah pada serangga?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan sistem peredaran darah pada manusia.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan macam-macam golongan darah berdasarkan perbedaan aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi) yang terkandung dalam darah.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan syarat-syarat transfusi darah.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia.

    .    Guru menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan sistem peredaran darah pada hewan vertebrata.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada serangga.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada ikan.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada amfibi.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada reptil.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada burung.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan sistem peredaran darah pada mamalia.

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video mengenai sistem peredaran darah pada manusia dan hewan vertebrata yang telah dipersiapkan oleh guru.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 123-146

b.    Video sistem peredaran darah

c.    Carta atau model sistem peredaran darah

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Penugasan

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes uraian

    -    Tugas rumah

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Bagian darah yang berfungsi menjaga tubuh dari infeksi penyakit adalah ....

        a.    sel darah merah     c.    keping-keping darah

        b.    sel darah putih    d.    plasma darah

    -    Contoh tes uraian

            Apa perbedaan antara pembuluh nadi dan pembuluh balik?         

    -        Contoh tugas rumah

        Kalian telah belajar mengenai pentingnya jantung bagi kehidupan kita. Buatlah sebuah poster berwarna mengenai jantung berukuran 50 cm × 40 cm dan tempelkan di "mading" (majalah dinding) sekolah. Kalian dapat memberi keterangan dan hiasan yang menarik agar poster kalian lebih "hidup". Kalian dapat mempresentasikan poster tersebut. Tujuannya agar teman kalian pun memiliki pengetahuan baru mengenai pentingnya jantung bagi tubuh kita.


 

                        ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.        

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    3.    Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.

Kompetensi Dasar    :    3.1    Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.

Indikator    :    1.    Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan di akar, batang, dan daun.

            2.    Menunjukkan letak epidermis, korteks, dan stele pada tumbuhan

            3.    Menjelaskan fungsi jaringan tertentu yang dijumpai pada tumbuhan.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan morfologi (struktur luar) akar.
  2. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) akar.
  3. Menyebutkan fungsi akar.
  4. Menjelaskan proses penyerapan air dan mineral serta pengangkutannya.
  5. Membedakan peristiwa osmosis dan transpor aktif pada proses penyerapan air dan mineral.
  6. Mengamati peristiwa osmosis pada kentang.
  7. Menjelaskan fungsi akar sebagai alat pernapasan pada tumbuhan.
  8. Membedakan morfologi (struktur luar) batang tumbuhan herba dan batang tumbuhan berkayu.
  9. Membedakan anatomi (struktur dalam) batang tumbuhan herba dan batang tumbuhan berkayu.
  10. Membedakan batang tumbuhan dikotil dan monokotil.
  11. Melihat jaringan pengangkut pada batang.
  12. Menyebutkan fungsi batang.
  13. Menjelaskan morfologi (struktur luar) daun.
  14. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) daun.
  15. Menyebutkan fungsi daun.
  16. Membedakan fungsi jaringan xilem dan jaringan floem.
  17. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pengangkutan pada tumbuhan.
  18. Mengamati proses pengangkutan air dan zat terlarut pada tumbuhan melalui xilem.
  19. Menyebutkan struktur bunga yang lengkap.
  20. Mengamati bagian-bagian bunga.
  21. Menyebutkan fungsi bunga.
  22. Menjelaskan struktur buah.
  23. Membedakan buah tunggal, buah agregat, dan buah majemuk.
  24. Menjelaskan struktur biji.

Materi Pembelajaran    :    Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Metode Pembelajaran    :    Model

        -    Direct Instruction(DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode

        -    Diskusi kelompok

        -    Eksperimen


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa pohon yang memiliki batang besar dan tinggi dapat berdiri kokoh di atas tanah?

        -    Pernahkah kalian melihat dan mengamati tanaman jahe?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah fungsi akar?

        -    Bagaimana struktur batang tanaman jahe?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan morfologi (struktur luar) akar.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai anatomi (struktur dalam) akar.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi akar.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan proses pengangkutan air dan mineral serta pengangkutannya.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan peristiwa osmosis dan transpor aktif pada proses penyerapan air dan mineral.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil pisau, mangkuk, dan kentang 1 buah.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengamati peristiwa osmosis pada kentang (kegiatan 6.1 h.152).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan mengenai peran akar sebagai alat pernapasan pada tumbuhan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan morfologi (struktur luar) batang tumbuhan herba dan batang tumbuhan berkayu.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan anatomi (struktur dalam) batang tumbuhan herba dan batang tumbuhan berkayu.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan batang tumbuhan dikotil dan monokotil.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi batang.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen kelompok untuk melihat jaringan pengangkut pada batang (kegiatan 6.2 h.158).

    .    Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan silet, mikroskop, kuas cat, gelas arloji, gelas objek, gelas penutup, batang kembang sepatu yang masih muda, phloroglucin,
dan asam klorida pekat.

    .    Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah perbedaan susunan helai daun mangga dan daun belimbing?

        -    Coba kalian petik bunga suatu tumbuhan, kemudian amati. Apakah bunga tersebut memiliki bagian-bagian yang lengkap?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah yang dimaksud dengan daun majemuk?

        -    Apakah yang dimaksud dengan bunga lengkap?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan morfologi (struktur luar) daun.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai anatomi (struktur dalam) daun.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi daun.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan fungsi jaringan xilem dan jaringan floem.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pengangkutan pada tumbuhan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil tabung erlenmeyer, pisau, ember, tumbuhan pacar air yang masih segar, dan larutan eosin atau tinta merah.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengamati proses pengangkutan air dan zat terlarut pada tumbuhan melalui xilem (kegiatan 6.4 h.166).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan struktur bunga yang lengkap.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi bunga.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen kelompok untuk mengamati bagian-bagian bunga (kegiatan 6.5 h.169).

    .    Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan alat tulis dan kertas gambar, kaca pembesar (lup), alat potong (cutter),
dan beberapa jenis bunga.

    .    Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan struktur buah.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan buah tunggal, buah agregat, dan buah majemuk.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai struktur biji.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 147-181

b.    Carta struktur tumbuhan

c.    Alat dan bahan praktikum

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Tes unjuk kerja        

b.    Bentuk Instrumen:

    -    PG

    -    Uraian

    -    Tes identifikasi

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Rizoma pada jahe sebenarnya adalah ....

        a.    akar    c.    batang

        b.    daun    d.    umbi

    -    Contoh tes uraian:

        Jelaskan cara penyerapan air dan mineral dari dalam tanah oleh rambut-rambut akar tumbuhan.

-    Contoh tes identifikasi

        Isi tabel berikut dengan mengisi nama bagian akar dan fungsinya.

Nama bagian akar

Fungsi

Epidermis

. . . . . . . . . .

. . . . . . . . . .

Berperan dalam pertukaran gas

Endodermis

. . . . . . . . . . .

Stele akar

. . . . . . . . . . .

Xilem

. . . . . . . . . . .

Floem

. . . . . . . . . . .


 


 

        
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                            ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    3.    Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.

Kompetensi Dasar    :    3.2    Mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau.

Indikator    :    1.    Menunjukkan bagian daun yang berperan dalam fotosintesis.

            2.    Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan fotosintesis.

            3.    Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian fotosintesis.
  2. Mengetahui sejarah penemuan fotosintesis oleh para ahli sains.
  3. Menjelaskan bagian tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis.
  4. Menjelaskan proses fotosintesis.
  5. Menuliskan reaksi fotosintesis.
  6. Mengetahui apakah pati (amilum) dihasilkan dalam daun pada proses fotosintesis tumbuhan hijau.
  7. Mengetahui apakah cahaya matahari diperlukan dalam proses fotosintesis.
  8. Menjelaskan hasil fotosintesis sebagai sumber energi dan penghasil oksigen.
  9. Mengetahui bahwa pada proses fotosintesis terbentuk gas oksigen (O2).
  10. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis.
  11. Mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis.

    Materi Pembelajaran    :    Fotosintesis

    Metode Pembelajaran    :    Model

            -    Direct Instruction(DI)

            -    Cooperative Learning

            Metode

            -    Diskusi kelompok

            -    Eksperimen

    Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Bagaimana cara tumbuhan memperoleh makanan untuk pertumbuhannya?

        -    Di manakah proses fotosintesis pada tumbuhan hijau itu terjadi?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah yang dimaksud dengan proses fotosintesis?

        -    Apakah yang dimaksud dengan kloroplas?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian fotosintesis.

    .    Peserta didik memperhatikan sejarah penemuan proses fotosintesis oleh para ahli sains yang disampaikan oleh guru.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan bagian tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan tempat terjadinya proses fotosintesis.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok tentang terjadinya proses fotosintesis.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menuliskan reaksi fotosintesis secara sederhana.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil gelas beker, pembakar spiritus, kaki tiga, kawat kasa, tabung reaksi, penjepit, kertas saring, larutan Yodium, alkohol, air, sehelai daun dari tanaman pot yang telah terpapar cahaya matahari selama beberapa jam, dan sehelai daun dari tanaman sejenis yang disimpan dalam keadaan gelap selama 2 hari.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengetahui apakah pati (amilum) dihasilkan dalam daun pada proses fotosintesis tumbuhan hijau (kegiatan 7.1 h.189).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen kelompok guna mengetahui apakah cahaya matahari diperlukan dalam proses fotosintesis (kegiatan 7.2 h.190).

    .    Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan kertas timah atau kertas alumunium, gelas beker, tabung reaksi, gunting, pembakar spiritus, kaki tiga, klip kertas, kawat kasa, tanaman dalam pot, larutan alkohol, larutan Yodium, dan kertas saring.

    .    Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah pada proses fotosintesis terbentuk gas oksigen?

        -    Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk "mengolah" makanannya?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah yang dihasilkan dari proses fotosintesis?

        -    Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi proses fotosintesis?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan fotosintesis sebagai sumber energi dan penghasil oksigen.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hasil dari fotosintesis

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan hasil fotosintesis.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil gelas beker yang berisi air, corong kaca, tabung reaksi, lampu, tumbuhan air Hydrilla sp., lidi, korek api, dan plastisin.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengetahui bahwa pada proses fotosintesis terbentuk gas oksigen (kegiatan 7.5 h.192).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis.

    .    Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen kelompok guna mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis (kegiatan 7.6 h.193).

    .    Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan kertas timah atau kertas alumunium, gelas beker, tabung reaksi, gunting, pembakar spiritus, kaki tiga, klip kertas, kawat kasa, tanaman dalam pot, larutan alkohol, larutan Yodium, dan kertas saring.

    .    Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 183-198

b.    Lingkungan

c.    Alat dan bahan praktikum

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Tes unjuk kerja        

b.    Bentuk Instrumen:

    -    PG

    -    Uraian

    -    Uji petik kerja produk

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Proses fotosintesis pada sel daun terjadi di dalam ....

        a.    kloroplas        c.    inti sel

        b.    vakuola        d.    dinding sel

    -    Contoh tes uraian

        Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi laju fotosintesis? Jelaskan secara singkat.

    -    Contoh tes uji petik kerja produk

        Deskripsikan makna perubahan warna pada daun setelah ditetesi larutan Yodium.


 

                        


 


 


 


 

        ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.


 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    3.    Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.

Kompetensi Dasar    :    3.3    Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan.

Indikator    :    1.    Mendeskripsikan macam-macam gerak pada tumbuhan.

        2.    Menjelaskan perbedaan gerak tropisme dengan gerak nasti.

Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan mekanisme gerak pada tumbuhan.
  2. Menjelaskan pengertian iritabilitas.
  3. Menyebutkan rangsangan yang mempengaruhi terjadinya gerak pada tumbuhan.
  4. Menjelaskan perbedaan gerak higroskopis dan gerak esionom.
  5. Menyebutkan contoh gerak higroskopis.
  6. Menyebutkan macam-macam gerak esionom.
  7. Menjelaskan pengertian gerak nasti.
  8. Menyebutkan contoh gerak nasti.
  9. Menjelaskan pengertian gerak tropisme.
  10. Menjelaskan perbedaan gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif.
  11. Menyebutkan contoh gerak tropisme.
  12. Menjelaskan pengertian gerak taksis.
  13. Menyebutkan contoh gerak taksis.
  14. Membuktikan apakah biji yang sedang berkecambah menanggapi rangsangan gravitasi bumi.

    Materi Pembelajaran    :    Gerak pada Tumbuhan

    Metode Pembelajaran    :    Model

            -    Direct Instruction (DI)

            -    Cooperative Learning

            Metode

            -    Diskusi kelompok

            -    Eksperimen


     

    Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Pernahkah kalian memperhatikan pecahnya kulit kacang buncis yang telah tua?

        -    Apa jika kita menyentuh daun tumbuhan putri malu?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan gerak higroskopis?

        -    Apa yang dimaksud dengan gerak nasti?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) jalan-jalan ke halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam gerak pada tumbuhan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan mekanisme gerak pada tumbuhan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengertian iritabilitas.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan rangsangan yang mempengaruhi terjadinya gerak pada tumbuhan.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan gerak higroskopis dan gerak esionom.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak higroskopis.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mengamati beberapa jenis tumbuhan untuk mengetahui gerak yang dilakukan akibat dari berbagai rangsangan yang diberikan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengertian gerak nasti.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak nasti.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa ujung batang tanaman labu membelok dan membelit?

        -    Mengapa sel sperma bergerak menuju sel telur pada peristiwa pembuahan?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan gerak tropisme?

        -    Apa yang dimaksud dengan gerak taksis?

    .    Pra eksperimen

        -    Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mengelilingi halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam gerak pada tumbuhan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian gerak tropisme.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mengamati gerak yang dilakukan oleh tumbuhan yang bersulur.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) diajak masuk ke ruang laboratorium untuk melaksanakan eksperimen.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengertian gerak taksis.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak taksis.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil cawan petri, gabus 1 lembar, jarum, akuarium kecil, tutup kaca, kotak kertas dengan ukuran lebih besar dari akuarium, kapas, biji kacang hijau yang sedang berkecambah 5 buah, dan air.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk membuktikan apakah biji yang sedang berkecambah menanggapi rangsangan gravitasi bumi (kegiatan 8.1 h.204).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 199-208

b.    Lingkungan

c.    Alat dan bahan praktikum

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    PG

    -    Isian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Contoh gerak fototaksis adalah ....

        a.    gerak sperma menuju sel telur

        b.    gerak menutupnya daun lamtoro pada sore hari

        c.    gerak batang tumbuhan ke arah cahaya

        d.    gerak kloroplas di dalam sel tumbuhan

    -    Contoh tes isian:

        Gerak pada bagian tumbuhan yang disebabkan oleh perubahan kadar air disebut ....


 

    
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                                ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    3.    Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.

Kompetensi Dasar    :    3.4    Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator    :    1.    Menjelaskan perbedaan hama dan penyakit pada tanaman.

  1. Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

  2. Menjelaskan pengertian hama.
  3. Menyebutkan jenis-jenis hama.
  4. Menjelaskan cara memberantas hama yang tepat.
  5. Menjelaskan pengertian penyakit tanaman.
  6. Menjelaskan cara penyebaran penyakit pada tanaman.
  7. Menyebutkan beberapa penyakit pada tanaman dan penyebabnya.
  8. Menjelaskan karakteristik beberapa penyakit pada tanaman.

    Materi Pembelajaran    :    Hama dan Penyakit pada Tumbuhan

    Metode Pembelajaran    :    Model

            -    Direct Instruction(DI)

            -    Cooperative Learning

            Metode

            -    Diskusi kelompok

            -    Observasi


     

    Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Pernahkah kalian mendengar, bahwa petani sering gagal panen akibat tanamannya terserang hama?

        -    Pernahkah kalian mendengar penyakit rebah kecambah?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan hama?

        -    Apa yang dimaksud dengan penyakit rebah kecambah?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mengelilingi halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam tanaman.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian hama.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai jenis-jenis hama (hama tanaman terdiri dari hewan mamalia, serangga, dan burung).

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh-contoh hama.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mengamati beberapa jenis tanaman untuk mengetahui terserang hama atau tidak.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara memberantas hama yang tepat.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian penyakit tanaman.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai penyebaran penyakit pada tanaman (melalui angin, air, dan serangga).

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan penyakit pada tanaman dan penyebabnya.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan karakteristik beberapa penyakit pada tanaman.

    .    Peserta didik memperhatikan tayangan video tentang contoh-contoh hama dan penyakit pada tanaman yang telah dipersiapkan oleh guru.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 173-181

b.    Video tentang contoh-contoh hama dan penyakit pada tanaman

c.    Lingkungan

    

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Penugasan

b. Bentuk Instrumen:

    -    Tes uraian

    -    Tugas proyek

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes uraian     

        Apa perbedaan antara hama tanaman dan penyakit tanaman? Berikan contohnya.

    -    Contoh tugas proyek

        Buatlah sebuah laporan tertulis mengenai hama dan penyakit pada tanaman yang merusak hasil panen dengan 3 orang temanmu. Jelaskan selengkap-lengkapnya tentang hama dan penyakit tersebut, mulai dari:

        -    ciri-cirinya     -    pola penyebarannya

        -    gejala dan organ pada tanaman yang diserang     -    cara mengatasinya

        Kalian dapat membuat laporan tertulis dengan melakukan wawancara kepada petani kemudian disajikan semenarik mungkin. Kalian dapat mempresentasikan laporan tertulis tersebut, kemudian menempelnya di mading kelas atau mading sekolah. Tujuannya agar kelompok lain pun memiliki tambahan wawasan mengenai hama dan penyakit pada tanaman yang merusak hasil panen.

            
 

            
 


 


 


 


 


 


 


 

            ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    4.    Memahami konsep partikel materi.

Kompetensi Dasar    :    4.1    Menjelaskan konsep atom, ion, dan molekul.

Indikator    :    1.    Mendefinisikan pengertian partikel materi (atom, ion, dan molekul).

  1. Memberikan contoh materi tertentu yang terdiri dari ion-ion.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Mengetahui penemuan atom.
    2. Mengetahui penemuan partikel subatomik dan struktur atom.
    3. Membedakan elektron, proton, dan neutron.
    4. Menentukan konfigurasi elektron dari suatu unsur.
    5. Menuliskan konfigurasi elektron dari suatu unsur.
    6. Membedakan nomor atom dan nomor massa.
    7. Menuliskan nomor atom dan nomor massa dari suatu unsur.
    8. Membedakan isotop, isobar, dan isoton.
    9. Menyebutkan contoh isotop, isobar, dan isoton.
    10. Menjelaskan pengertian massa atom relatif.
    11. Menjelaskan pengertian ion.
    12. Membedakan ion positif dan ion negatif.
    13. Menyebutkan beberapa contoh ion.

      Materi Pembelajaran    :    Atom, Ion dan Molekul

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah

              

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah yang bergerak mengeliling inti atom?

        -    Atom yang kehilangan elektron akan menjadi ion positif atau ion negatif?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apakah yang dimaksud dengan elektron?

        -    Apakah yang dimaksud dengan ion positif?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penemuan partikel subatomik dan struktur atom.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan elektron, proton, dan neutron.

    .    Guru menjelaskan cara menentukan konfigurasi elektron dari suatu unsur.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok untuk menentukan konfigurasi elektron beberapa unsur.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menuliskan konfigurasi elektron dari 3 buah unsur.

    .    Guru memeriksa penulisan konfigurasi elektron yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik memperhatikan perbedaan pengertian nomor atom dan nomor massa dari suatu unsur yang disampaikan oleh guru.

    .    Guru memberikan contoh soal cara menentukan nomor atom dan nomor massa suatu unsur.

    .    Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjawab soal cara menentukan nomor atom dan nomor massa dari suatu unsur di depan kelas, sedangkan peserta didik yang lain memperhatikannya.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan isotop, isobar, dan isoton.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan beberapa contoh isotop, isobar, dan isoton.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian massa atom relatif.

    .    Peserta didik memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru mengenai perbedaan ion positif dan ion negatif.

    .    Peserta didik diminta menyebutkan beberapa contoh ion positif dan ion negatif.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 209-220

b.    Buku referensi yang relevan


 


 


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    PG

    -    Uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Partikel pembentuk inti atom terdiri dari ....

        a.    proton dan neutron    c.    elektron dan neutron            

        b.    proton dan elektron    d.    proton saja            

    -    Contoh uraian

        Jelaskan perbedaan antara isotop, isobar, dan isoton. Berikan contohnya masing-masing.


 

                        


 


 


 


 


 


 


 

            ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    4.    Memahami konsep partikel materi.

Kompetensi Dasar     :    4.2    Menghubungkan konsep atom, ion, dan molekul dengan produk kimia sehari-hari.

Indikator    :    1.    Menjelaskan hubungan atom, ion, dan molekul.

  1. Mendeskripsikan komponen penyusun salah satu produk kimia.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pembentukan ion positif atau ion negatif dari atom.
    2. Membedakan ion monoatomik dan ion poliatomik.
    3. Menyebutkan ion monoatomik dan ion poliatomik.
    4. Menuliskan lambang ion monoatomik dan ion poliatomik.
    5. Menjelaskan pembentukan senyawa dari ion positif dan ion negatif.
    6. Menyebutkan contoh senyawa dalam produk kimia sehari-hari.
    7. Menuliskan komponen penyusun produk kimia sehari-hari.

      Materi Pembelajaran    :    Hubungan Atom, Ion, dan Molekul dengan Produk Kimia

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah

              

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah ion Na+ tergolong ion monoatomik atau ion poliatomik?

        -    Bagaimana pembentukan senyawa garam dapur?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan ion monoatomik?

        -    Bagaimana pembentukan suatu senyawa dari ion positif dan ion negatif?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pembentukan ion positif atau ion negatif dari atom.

    .    Guru memberikan contoh pembentukan ion positif dan ion negatif.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok tentang perbedaan ion monoatomik dan ion poliatomik.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan ion monoatomik dan ion poliatomik.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh ion monoatomik dan ion poliatomik.

    .    Guru memeriksa penulisan ion monoatomik dan ion poliatomik yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik memperhatikan pembentukan suatu senyawa dari ion positif dan ion negatif yang disampaikan oleh guru.

    .    Guru memberikan contoh soal pembentukan suatu senyawa dari ion positif dan ion negatif.

    .    Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjawab soal pembentukan suatu senyawa dari ion positif dan ion negatif di depan kelas, sedangkan peserta didik yang lain memperhatikannya.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh senyawa dalam produk kimia sehari-hari.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil beberapa produk kimia sehari-hari yang telah disiapkan oleh guru.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan komponen penyusun produk kimia sehari-hari.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 220-223

b.    Buku referensi yang relevan

c.    Produk kimia sehari-hari


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Di bawah ini merupakan ion monoatomik, kecuali ....

        a.    H+    c.    Ca2+

        b.    Cl-        d.    OH-

     -    Contoh tes uraian

        Jelaskan bagaimana atom dapat membentuk ion positif atau ion negatif.


 

            
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                        ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah     :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan)/Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    4.    Memahami konsep partikel materi.

Kompetensi Dasar     :    4.3    Membandingkan molekul unsur dan molekul senyawa.

Indikator    :    1.    Menjelaskan dengan simbol perbedaan antara molekul unsur dan molekul senyawa.

  1. Menunjukkan beberapa contoh molekul sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pengertian molekul.
    2. Membedakan molekul unsur dan molekul senyawa.
    3. Menyebutkan molekul unsur dan molekul senyawa.
    4. Menuliskan beberapa contoh molekul unsur dan molekul senyawa.
    5. Membedakan molekul diatomik dan molekul poliatomik.
    6. Menyebutkan molekul diatomik dan molekul poliatomik.
    7. Menuliskan beberapa contoh molekul diatomik dan molekul poliatomik.
    8. Menyebutkan beberapa contoh molekul dalam kehidupan sehari-hari.

      Materi Pembelajaran    :    Perbandingan Molekul Unsur dan Molekul Senyawa

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah

              

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah gas oksigen (O2) tergolong molekul unsur atau molekul senyawa?

        -    Apakah asam nitrat (HNO3) tergolong molekul diatomik atau molekul poliatomik?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan molekul unsur?

        -    Apa yang dimaksud dengan molekul poliatomik?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian molekul.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok tentang perbedaan molekul unsur dan molekul senyawa.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan molekul unsur dan molekul senyawa.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh molekul unsur dan molekul senyawa.

    .    Guru memeriksa penulisan molekul unsur dan molekul senyawa yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan molekul diatomik dan molekul poliatomik.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh molekul diatomik dan molekul poliatomik.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh molekul diatomik dan molekul poliatomik.

    .    Guru memeriksa penulisan molekul diatomik dan molekul poliatomik yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan beberapa contoh molekul dalam kehidupan sehari-hari.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 223-228

b.    Buku referensi yang relevan


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG:

        Molekul di bawah ini yang termasuk molekul senyawa dan juga poliatomik adalah ....

        a.    H2O        c.    O3

        b.    O2        d.    HCl

    -    Contoh tes uraian

        a.    Apakah perbedaan antara molekul unsur dan molekul senyawa?

        b.    Berikan masing-masing lima contoh molekul unsur dan molekul senyawa.


 

                        


 


 


 


 


 


 


 


 


 

            ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 


 

......................                                     ..................................

NIP.                                         NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    5.    Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.

Kompetensi Dasar    :    5.1    Mencari informasi tentang kegunaan dan efek samping bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator    :    1.    Menyebutkan bahan-bahan kimia yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Menjelaskan fungsi bahan kimia yang terdapat dalam produk kebutuhan rumah tangga.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan kegunaan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari.
    2. Menjelaskan pengertian bahan pembersih.
    3. Menyebutkan bahan-bahan kimia pada bahan pembersih.
    4. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pembersih.
    5. Menjelaskan pengertian bahan pemutih.
    6. Menyebutkan bahan-bahan kimia pada bahan pemutih.
    7. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pemutih.
    8. Menjelaskan pengertian bahan pewangi.
    9. Menyebutkan bahan-bahan kimia pada bahan pewangi.
    10. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pewangi.
    11. Menjelaskan pengertian bahan pembasmi serangga.
    12. Menyebutkan bahan-bahan kimia pada bahan pembasmi serangga.
    13. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pembasmi serangga.

      Materi Pembelajaran    :    Kimia Rumah Tangga

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah


       

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Apakah bahan pembersih yang biasa kamu gunakan di rumah?

        -    Pernahkah kamu menggunakan parfum?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bagaimana cara sabun membersihkan kotoran?

        -    Bahan kimia apa saja yang dapat digunakan sebagai bahan pewangi?


 

b.     Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan kegunaan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pembersih.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pemutih.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pewangi.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pembasmi serangga

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh bahan kimia pada bahan pembersih, bahan pemutih, bahan pewangi dan bahan pembasmi serangga.

    .    Perwakilan peserta didik diminta menyebutkan jawaban yang telah ditulis.

    .    Guru memeriksa penulisan masing-masing lima contoh bahan kimia pada bahan pembersih, bahan pemutih, bahan pewangi, dan bahan pembasmi serangga yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 229-235

b.    Buku referensi yang relevan.

c.    Produk kimia sehari-hari


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes isian

    -    Tes uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes isian

        Bahan kimia yang dapat melarutkan lemak adalah ....

    -    Contoh tes uraian

        Sebutkan lima jenis tanaman yang buah atau bunganya dapat dijadikan bahan pewangi.


 


 


 


 


 


 


 

                                ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.


 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    5    Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.

Kompetensi Dasar     :    5.2    Mengkomunikasikan informasi tentang kegunaan dan efek samping bahan kimia.

Indikator    :    1.    Mengidentifikasi efek samping bahan kimia yang terdapat dalam suatu produk.

  1. Menjelaskan efek samping bahan kimia yang terdapat dalam produk kebutuhan rumah tangga.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pengaruh penggunaan bahan kimia bagi lingkungan.
    2. Menyebutkan bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan.
    3. Menjelaskan pengertian eutrofikasi.
    4. Menjelaskan proses terjadinya eutrofikasi.
    5. Menjelaskan pengaruh penggunaan bahan kimia bagi manusia.
    6. Menyebutkan penyakit yang disebabkan penggunaan bahan kimia.
    7. Mengetahui bahan-bahan kimia dalam obat pembasmi nyamuk.
    8. Menjelaskan cara mengurangi dampak negatif penggunaan bahan kimia.

      Materi Pembelajaran    :    Kegunaan dan Efek Samping Bahan Kimia

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah


       

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Sebutkan bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan?

        -    Bolehkah kita membuang sisa-sisa bahan kimia secara sembarangan?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bagaimana bahan kimia dikatakan berbahaya bagi lingkungan?

        -    Bagaimana cara mengurangi dampak negatif akibat penggunaan bahan kimia?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengaruh penggunaan bahan kimia bagi lingkungan.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian eutrofikasi.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan proses terjadinya eutrofikasi.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengaruh penggunaan bahan kimia bagi manusia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan penyakit yang disebabkan penggunaan bahan kimia.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil kemasan obat pembasmi nyamuk.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengetahui bahan-bahan kimia dalam obat pembasmi nyamuk (kegiatan 10.4 h.237).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan diskusi sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara mengurangi dampak negatif penggunaan bahan kimia.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 235-240

b.    Buku referensi yang relevan

c.    Kemasan produk kimia


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Tes unjuk kerja

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes uraian

    -    Tes identifikasi

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes uraian

        Sebutkan manfaat dan dampak negatif dari penggunaan insektisida.

    -    Contoh tes identifikasi

        Tulislah bahan-bahan kimia yang terdapat dalam produk kimia pengusir atau pembasmi nyamuk (semprot, spray, atau lotion). Serangga apa saja yang dapat diusir atau dibasmi dengan bahan tersebut? Apakah bahan tersebut aman bagi pemakainya? Tentukan efek samping bahan kimia yang terdapat pada kemasan tersebut.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                                ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    5    Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.

Kompetensi Dasar     :    5.3    Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan.

Indikator    :    1.    Mengidentifikasikan fungsi bahan kimia yang terdapat dalam makanan.

  1. Menjelaskan bahan-bahan kimia alami dan bahan-bahan kimia buatan yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap yang terdapat dalam bahan makanan kemasan.
  2. Menunjukkan contoh makanan yang menggunakan bahan kimia alami dan buatan.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pengertian bahan aditif.
    2. Menyebutkan fungsi bahan aditif.
    3. Membedakan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan.
    4. Menjelaskan pengertian bahan pewarna.
    5. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pewarna.
    6. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pewarna.
    7. Menjelaskan pengertian bahan pemanis.
    8. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pemanis.
    9. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pemanis.
    10. Menjelaskan pengertian bahan pengawet.
    11. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pengawet.
    12. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan pengawet.
    13. Menjelaskan pengertian bahan penyedap.
    14. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan penyedap.
    15. Menjelaskan kegunaan dan mekanisme bahan kimia pada bahan penyedap.
    16. Membedakan bahan pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap yang tercantum dalam kemasan makanan.
    17. Menjelaskan cara pemakaian bahan kimia secara aman.

Materi Pembelajaran    :    Bahan Kimia dalam Makanan

Metode Pembelajaran    :    Model

        -    Direct Instruction (DI)

        -    Cooperative Learning

        Metode

        -    Diskusi kelompok

        -    Ceramah


 

Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Sebutkan bahan kimia alami yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna.

        -    Bahan kimia apakah yang digunakan nelayan untuk mengawetkan ikan hasil tangkapannya?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan bahan pewarna?

        -    Apa yang dimaksud dengan bahan pengawet?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian bahan aditif.

    .    Perwakilan peserta didik diminta menyebutkan fungsi bahan aditif.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru membagi tugas kelompok:

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pewarna.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pemanis.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pengawet.

        -    2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan penyedap.

    .    Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

    .    Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

    .    Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 


 

PERTEMUAN KEDUA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa kita perlu memeriksa tanggal kadaluwarsa makanan?

        -    Bagaimana mengidentifikasi makanan yang sudah lolos uji oleh Badan POM?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan tanggal kadaluwarsa?

        -    Apakah tugas utama Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) ?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Wakil tiap kelompok diminta mengambil beberapa kemasan makanan yang telah disiapkan oleh guru.

    .    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengelompokkan bahan-bahan kimia yang tercantum dalam kemasan makanan (kegiatan 11.1 h.248).

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan diskusi sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh bahan pewarna, bahan pemanis, bahan pengawet, dan bahan penyedap.

    .    Perwakilan peserta didik diminta menyebutkan jawaban yang telah ditulis.

    .    Guru memeriksa penulisan masing-masing lima contoh bahan pewarna, bahan pemanis, bahan pengawet, dan bahan penyedap yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan mengenai pemakaian bahan kimia secara aman.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan dalam kemasan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 241-252

b.    Buku referensi yang relevan

c.    Makanan dalam kemasan


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Penugasan

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes uraian

    -    Tugas rumah

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes uraian

        Sebutkan contoh-contoh bahan pewarna alami dan bahan pewarna buatan.

    -    Contoh tugas rumah

        Kumpulkan kemasan makanan yang mencantumkan komponen penyusunnya. Buatlah laporan tentang bahan kimia alami dan bahan kimia buatan yang ada pada makanan tersebut.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                                ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    5.    Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.

Kompetensi Dasar     :    5.4    Mendeskripsikan sifat atau pengaruh zat adiktif dan psikotropika.

Indikator    :    1.    Menjelaskan pengertian zat adiktif dan zat psikotropika.

  1. Menjelaskan dampak negatif zat adiktif (rokok dan minuman keras) dan zat psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pengertian zat adiktif.
    2. Menyebutkan contoh zat adiktif.
    3. Menjelaskan pengaruh merokok bagi kesehatan.
    4. Menyebutkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam rokok.
    5. Menjelaskan pengaruh minuman keras bagi kesehatan.
    6. Menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh minuman keras.
    7. Menjelaskan pengertian zat psikotropika.
    8. Menyebutkan golongan obat-obatan psikotropika.
    9. Membedakan obat stimulan, obat depresan, dan obat halusinogen.
    10. Menjelaskan dampak negatif obat-obatan psikotropika bagi kesehatan.
    11. Menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh obat-obatan psikotropika.
    12. Menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan zat psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial.

      Materi Pembelajaran    :    Zat Adiktif dan Psikotropika

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah


       

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa merokok dapat berbahaya bagi ibu hamil?

        -    Apakah dampak negatif obat-obatan psikotropika bagi kesehatan?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Bahan kimia apa saja yang terkandung dalam rokok?

        -    Apa yang dimaksud dengan obat-obatan psikotropika?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian zat adiktif.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan zat adiktif.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengaruh merokok bagi kesehatan.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam rokok.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai pengaruh minuman keras bagi kesehatan.

    .    Wakil tiap kelompok menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh minuman keras.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian zat psikotropika.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan golongan obat-obatan psikotropika.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan obat stimulan, obat depresan, dan obat halusinogen.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai dampak negatif obat-obatan psikotropika bagi kesehatan.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh obat-obatan psikotropika.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Guru menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan zat psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 253-259

b.    Buku referensi yang relevan


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes PG

    -    Tes uraian

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes PG

        Di bawah ini merupakan racun utama yang terdapat dalam rokok, kecuali ....

        a.    tar    c.    karbon monoksida            

        b.    nikotin    d.    oksigen

    -    Contoh tes uraian

        Sebutkan tiga golongan obat psikotropika berikut contohnya.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                                ...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.


 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


 

Sekolah    :    SMP

Kelas / Semester    :    VIII (delapan) / Semester 1

Mata Pelajaran    :    IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi    :    5.    Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.

Kompetensi Dasar     :    5.5    Menghindarkan diri dari pengaruh zat adiktif dan zat psikotropika.

Indikator    :    1.    Menjelaskan cara menghindarkan diri dari zat adiktif (rokok dan minuman keras) dan zat psikotropika.

  1. Mendata zat adiktif dan zat psikotropika yang digunakan di bidang kesehatan.

    Tujuan Pembelajaran    :    Peserta didik dapat:

    1. Membedakan tujuan penggunaan zat adiktif dan zat psikotropika untuk medis dan non-medis.
    2. Menjelaskan pengertian overdosis.
    3. Menjelaskan masalah yang diakibatkan oleh penyalahgunaan zat adiktif dan zat psikotropika.
    4. Menjelaskan cara mencegah penyalahgunaan zat adiktif dan zat psikotropika.
    5. Menyebutkan contoh zat adiktif dan zat psikotropika yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan.
    6. Menuliskan contoh zat adiktif dan zat psikotropika yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan.
    7. Menjelaskan pemanfaatan zat adiktif dan zat psikotropika dalam bidang kesehatan.

      Materi Pembelajaran    :    Cara Menghindari Diri dari Pengaruh Zat Adiktif dan Zat Psikotropika

      Metode Pembelajaran    :    Model

              -    Direct Instruction (DI)

              -    Cooperative Learning

              Metode

              -    Diskusi kelompok

              -    Ceramah


       

      Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA


 

a.    Kegiatan Pendahuluan

    .    Motivasi dan apersepsi

        -    Mengapa overdosis zat psikotropika dapat menyebabkan kematian?

        -    Mengapa kloroform tidak digunakan lagi sebagai obat anestesi?

    .    Prasyarat pengetahuan

        -    Apa yang dimaksud dengan overdosis?

        -    Apa yang dimaksud dengan obat anestesi?


 

b.    Kegiatan Inti

    .    Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan tujuan penggunaan zat adiktif dan zat psikotropika untuk medis dan non-medis.

    .    Wakil tiap kelompok diminta menjelaskan pengertian overdosis.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan masalah yang diakibatkan oleh penyalahgunaan zat adiktif dan zat psikotropika.

    .    Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai cara mencegah penyalahgunaan zat adiktif dan zat psikotropika.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan contoh zat adiktif dan zat psikotropika yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan.

    .    Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh zat adiktif dan zat psikotropika yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan.

    .    Guru memeriksa penulisan masing-masing lima contoh zat adiktif dan zat psikotropika yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

    .    Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pemanfaatan zat adiktif dan zat psikotropika dalam bidang kesehatan.

    .    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.

    .    Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


 

c.    Kegiatan Penutup

    .    Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik.

    .    Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

    .    Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


 

Sumber Belajar

a.    Buku IPA Terpadu Jl.2A halaman 259-264

b.    Buku referensi yang relevan


 

Penilaian Hasil Belajar

a.    Teknik Penilaian:

    -    Tes tulis

    -    Penugasan

b.    Bentuk Instrumen:

    -    Tes uraian

    -    Tugas rumah

c.    Contoh Instrumen:

    -    Contoh tes uraian

        Apa yang dapat kita lakukan agar terhindar dari penyalahgunaan zat adiktif dan zat psikotropika?

    -    Contoh tugas rumah

        Buatlah data tentang zat-zat adiktif dan zat-zat psikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

                                

...............,......................

Mengetahui

Kepala SMP                                    Guru Mata Pelajaran


 


 


 

.........................                                    ..................................

NIP.                                        NIP.